DUKOL

Hmm.. kali ini aq mo cerita tentang pertemuanku disebuah kafe di Jogging Track yang berlokasi di pinggir sungai sama seorang temen.. namanya.. hmm… sebut aja Dhenta (nama yang aneh.. :p tapi katanya sih namanya itu do’a agar dia jadi dokter gigi.. dentist). Ceritanya nih si Dhenta ini seorang duda bukan duren.. tapi dukol (mirip kayak nama lem), aq kasi sebutan gitu karena dia masih teringat terus sama ex-nya yang dulu katanya cinta sejatinya (ciiiieeee….).

Banyak sih curhat-curhat dia yang menggugah hatiku pengen meluk dia dan menenangkannya, sayang dia cowok.. ga keren ah kalo meluk2 dia.. :p kalo peluk cewe kan normal.. ga keliatan berangasan dan napsu banget gitu..

Dia cerita beberapa hal tentang ex-nya.. emang sih dia ga pernah mau cerita soal hal ini ke orang lain selain ke aq, yang jadi kuburan untuk cerita-ceritanya tapi aq kadang ngerasa dia helpless banget, begitu setia banget nunggu seseorang yang susah untuk bisa kembali, itung2 dan denger-denger dari dia kalo ex-wifenya dah merried (meski secara agama aja). Hmm.. dia scorpio yang menurut perwatakan kurang lebih seperti ini :

Para scorpio merupakan orang yang giat, emosional dan posesif. Mereka suka bekerja keras dan perfeksionis; mereka selalu melihat hidup dari sisi pahitnya. Mereka tidak menyukai kelemahan baik dalam diri mereka sendiri maupun dalam diri orang lain. Mereka sangat dermawan dan penuh kasih dan selalu membela kaum yang lemah. Mereka pandai menyimpan rahasia dan memiliki insting yang kuat. Daya tariknya ada pada tatapan matanya yang dapat menarik orang dengan kekuatan magnetiknya. Scorpio dapat menjadi orang yang setia, namun juga musuh yang berbahaya. Mereka pribadi yang penuh etika dan berpegang teguh pada peraturan yang mereka yakini dalam hidup mereka. Sikapnya yang penolong, setia membuat orang yang mengenalnya merasa beruntung berada di pihaknya. Jika kamu berada di pihak yang berlawanan dengannya, maka ia akan menjadi musuh yang pendendam dan kejam. Sedikit orang yang bisa menyadari kemampuan sejati scorpio karena sikapnya yang pendiam dan rendah hati terhadap apa yang telah mereka capai. Mereka orang yang selalu menepati janjinya dan jarang menarik kembali kata-kata yang telah terucap dari mulut mereka. Mereka pengamat yang cermat dan pandai mengukur situasi. Mereka tidak pernah terlibat dalam situasi tanpa persiapan yang matang, maka dari itu mereka selalu menjadi pesaing yang tangguh. Mereka selalu bersedia menolong yang lemah, penuh informasi dan pandai menjaga rahasia.

Asmara para Scorpio: Scorpio adalah zodiak yang paling perasa. Mereka penuh gairah, setia dan sangat romantis. Mereka tidak akan terlibat dalam suatu hubungan tanpa penyelidikan terlebih dahulu untuk mengetahui apakah pilihannya itu merupakan pribadi yang setia dan jujur. Bila iya, maka ia akan menunjukkan sisi pribadi yang selama ini dia sembunyikan. Mereka sangat pencemburu jika menemukan sesuatu yang dicurigai tanpa alasan yang kuat. Tidak ada yang dapat menyakiti Scorpio kecuali perasaan dicurangi dan dikhianati oleh pasangannya.

Kesetiaan.. apapula itu ? menurutku itu hanya sampah kata-kata belaka.. manis-manis dimulut yang ga jelas jluntrungnya.. heheh.. maksudku dalam keadaan dia lho..

Sosoknya yang dahulu ceria, relax, easy going dan santai kadang berubah menjadi sosok pendiam, merenung dan pemikir yang ga jelas. Di dekatnya aq yang tipikal santai juga jadi ikut diam dan merenung, dan itu bisa ber-jam-jam tanpa melakukan apapun dan berbicara apapun.. pernah aq membuatnya mabuk untuk mau bercerita tentang apa yang ada dipikirannya (bukan mabuk asmara ato apa lho.. tapi mabuk alkohol) tapi itu bukan membuatnya bercerita, yang ada aq tepar duluan dah.. untung ga diapa-apain.. :p tapi dia ga bakal juga sih ngapa-ngapain cewe dalam keadaan apapun.. mungkin karena kesetiaannya.. yah.. mungkin karena sesuatu yang bodoh itu dia jadi seseorang yang berbeda.. sesuatu yang absurd, sesuatu yang murni, sesuatu yang tanpa harap itukah setia ? Aq ga ngerti soal itu, itu munafik aja menurutku, itu hanya pelarian, tapi aq ga ingin menyakiti dan menyinggung perasaannya dengan mengatakan hal itu padanya.

Ngomong-ngomong soal ‘pelarian’, dia pernah cerita soal ‘pelariannya’ dari hidup pada apa yang dia sebut dengan spiritualism, dia pernah dengan getol berusaha ‘mendekatkan diri’ pada Tuhan, heheh.. kalo ada yang bilang “emang Tuhan jauh!?” dan “Tuhan itu ada di dekat kita” (dengan gaya baik itu khidmat maupun satir) itu bukan solusi buat dia, dia cuma butuh satu hal.. cinta dari seseorang lain, cinta yang utuh bukan cinta yang karena Tuhan ato apalah yang disebut “karena” ini dan itu dan sebagainya, dia butuh seseorang berada disampingnya yang selalu ada baik dia mau bicara ato engga, dan dia akan berhenti dari apa yang aq sebut ‘pelariannya’.

Pernah suatu hari dia bilang padaku.. setelah beberapa jam aq berdiam bersamanya di tempat seperti biasa kami berada, di teras rumah di malam hari.
“Tuhan tuh lucu yah ?” katanya singkat.
“Dia membuat skenario yang membuatku sadar bahwa dunia memang ga kekal, buktinya istriku ‘diambilnya’ dari sisiku, meski ga mati sih..” lanjutnya dengan senyum yang jelas terlihat bahwa dia masih bersedih.
Tuhan lucu ? hehehe.. aq jadi pengen ketawa dengan apa yang dikatakannya, “Tuhan ga lucu sama sekali menurutku, justru kamu yang lucu” jawabku.
“Kamu membuat seolah-olah semua ini adalah atas kehendak Tuhan dan sebagainya.. kamu menunjuk Tuhan, kehendak-Nya dan apa yang kamu sebut takdir atas apa yang terjadi padamu.. Tuhan ga ikut andil dalam hidupmu selain memberikan apa yang disebut hidup dhenta, kamu mesti melihatnya dari sisimu sendiri, kamu mesti berkaca pada kekuranganmu, memang meski kita tau kesalahan dan kekurangan diri, kita belum tentu bisa memperbaikinya, tapi paling engga kita dah melihat pada diri sendiri, kamu ga cape seperti ini terus ? pura-pura menerima segalanya ?” kataku.
“maksudmu pura-pura !? ” tanyanya dengan nada sedikit meninggi.
“Kamu tau maksudku tanpa aq harus menjelaskan ulang padamu” jawabku sambil melihat seeokor kucing lagi pup.
Dan kembali kami tenggelam dalam keheningan saat melihat kucing pup.
“Coba kalo kita bisa meninggalkan masa lalu seperti tai kucing itu” katanya.
“yah.. selama kita masih mendengarkan dan bereaksi atas batin dan pikiran,kita ga akan bisa” jawabku.
“Seperti lem DUKOL yang menempel di lembaran kertas, saat kita melepaskan salah satunya, niscaya kertas itu akan robek” katanya.
“Biarkan dan letakkan saja kertas itu, kamu mulai lembaran baru”.
“Mungkin ini saatnya aq pergi..” kata dhenta halus.
“ya.. memang sudah saatnya” jawabku tanpa melihat dia menghilang.

Setelah entah kemana dan tanpa bicara dia pun meninggalkanku sendiri di teras itu, Aq pun mengalami sendiri dan mengamati bintang di langit dari teras rumah. Saat itu begitu damai, tanpa suara-suara terdengar, hanya ada aq. Tiba-tiba terbersit sebuah nama, sebuah nama yang selalu mengisi pikirku. ‘Arya Dhenta Fa’iq Arkananta Fikri Pratama Wijayanto’ nama putraku, nama tengahnya memang do’a dari kedua orang tuanya semoga kelak dia menjadi dokter, tapi bagiku sekarang dia seorang dokter, menyembuhkan sunyinya kesendirianku.. Tidurnya begitu pulas, tanpa beban. Arya.. apa yang nanti akan ada di pikiranmu saat menatap Ayah dan ibumu sudah ga bersama lagi.

Aq menimang-nimang undangan pernikahanmu, mungkin aq ga akan kamu undang juga toh dhenta sudah pergi hanya irdix sendiri yang akan datang jika kau undang nantinya.. Tukang cetak undanganmu yang adalah kakak kelasku dimasa SMU dulu memberikannya padaku. Rokokku mild-ku habis, aq segera mengakhiri malam ini dengan istirahat.. kunyalakan ponselku dan teriring sebuah lyric.

La dagen få
Sin hvile nå
Og natten vil våke for den
Nocturne

Selv mørket må
En gang forgå
Så natten kan føde en dag

========================================
Translate :
Let the day get its rest now
And the night will guard in its place
Even the darkness must disappear sometime
So the night can give birth to a day

Advertisements

10 thoughts on “DUKOL

  1. Banyak sih curhat-curhat dia yang menggugah hatiku pengen meluk dia dan menenangkannya

    huufff…
    jangan…

    masa kamu tega, anakmu dapet Ibu cowok?

    =))

  2. @chiq

    ehhehehe.. ya ga gitu lah.. masa aq homok sih.. yap ini yang bikin aq es-em-es beberapa temen juga :p

    @cK
    kok dejavu sih ? -lucu-

  3. Kali ini aku tersinggung sama kamu irdix. Mestinya jangan kamu telanjangi aku dengan perwatakan zodiak ku.

    awas ya kamu…..

  4. kasihan juga ente bro..tu ada yang protes klo ceritanya ente muat…hehehehe

    Emang ente ngak diundang apa karena ente pernah jadi tempat curhat dan dianya malu tuk ngundang ente..?
    hehehehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s