Rindu Seseorang


Dingin angin naik ke sela-sela kepalaku
mendekap dan menyisir rambutmu yang meriak nakal
dengan lentik jari-jari nirwana kau susuri langit
sia-sia mencari bintang yang kukenal..

Kepada langit khatulistiwa
dahulu kaubisikkan keajaiban kasih pertama
dan ribuan angan-angan jauh kaurindukan
dalam ilusimu itu..

disini.., langit kelam dan lautpun kelam
hanya sejenak waktu riak ungu bersinar
menunjukkan titah keajaiban yang dalam
dari takdir yang tak mungkin terlewat

kausimak lampu-lampu kota, kapal-kapal yang bersalah..
memaksakan arti hakiki pertemuan ini..
dan dalam keheningan dan kesepian itu.., aq memaklumi dengan bijak
segala kata yang tak perlu kuucapkan lagi…

Advertisements

15 thoughts on “Rindu Seseorang

  1. cinta slalu bersamaku toh memang fitrah tapi apalah daya ketika cinta akan sesearang terkendalikan apasih obatnya apakah harus ketemu dengan yang dicintainya oh mangnya begitu oooooookkkkkkkkkk deeeeeeeeeeeeeh

  2. @cemut
    hayah…

    @harri
    hoho.. apana ?

    @Furkan
    hehe.. pertemuan sama perpisahan bukannya sama ?

    @ach faroqi
    ya..ya.. bener.. :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s